CANTING: Koperasi Desa, BUMDes,  dan CSR

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.64895/mgkp7q46

Kata Kunci:

koperasi desa merah putih, ekonomi desa, BUMDes, kebijakan publik, pembangunan desa, rural economy, public policy, rural development

Abstrak

Program akbar Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Prabowo-Gibran menargetkan 80.081 badan hukum untuk menyejahterakan masyarakat. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti regulasi yang belum tuntas, informasi pejabat yang berubah-ubah, serta penolakan perangkat desa terkait pembiayaan pinjaman Himbara dengan agunan dana desa. Kekhawatiran muncul bahwa KDKMP dapat mematikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah ada. Keberhasilan operasional KDKMP memerlukan penguatan aspek bisnis, pelatihan pengelola, sintesa regulasi lintas kementerian, digitalisasi ekosistem ekonomi desa, dan meminimalkan campur tangan pemerintah untuk mencapai kemandirian dan keberlanjutan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Biografi Penulis

  • Ivanovich Agusta, Institut Pertanian Bogor

    Sosiolog pedesaan IPB Bogor, Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB University

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-01

Cara Mengutip

CANTING: Koperasi Desa, BUMDes,  dan CSR. (2025). CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.64895/mgkp7q46

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.